Archive for March, 2009
DPT
Posted by Airlambang in Kolom on Monday, 30 March, 2009
DPT hari-hari ini bukan istilah yang hanya akrab di posyandu atau klinik bersalin yang menyediakan layanan imunisasi bayi. DPT juga bahasa dalam percakapan politik lima tahunan. Pemilihan umum mengenali DPT sebagai daftar pemilih tetap. Maksudnya daftar nama warga negara yang memiliki hak suara untuk memilih wakil rakyat atau calon pemimpinnya.
Sejak kasus dugaan manipulasi data pemilih diungkap di Jawa Timur, muncul kekuatiran bahwa peristiwa semacam bisa terjadi di pemilu legislatif tanggal 9 April nanti. Komisi Pemilihan Umum atau KPU meyakinkan bahwa data terbaru telah dimutakhirkan. Tapi data yang mestinya menenangkan itu tak kunjung keluar, sehingga muncul terkaan bahwa KPU hanya mengeluarkan pernyataan kosong yang malah membikin cemas. Read the rest of this entry »
Main Kayu
Posted by Airlambang in Kolom on Saturday, 28 March, 2009
Menang itu penting. Kekalahan merupakan aib memalukan. Bak noda yang memercik muka dan tak bisa dibersihkan lagi.
Setiap petarung ingin menang. Mungkin karena pahlawan identik dengan kemenangan. Seperti dalam film-film laga, yang jago dan—biasanya menjadi pahlawan—pada akhirnya selalu menang. Jagoan yang kalah di akhir film membuat penonton kecewa, dan penonton pun malas menganggapnya pahlawan.
Setiap petarung ingin menang, kadang dengan mengakali aturan main. Bila perlu: curang. Read the rest of this entry »
Praktis
Posted by Airlambang in Kolom on Thursday, 26 March, 2009
Rasanya calon pemilih perlu berulang-ulang diingatkan untuk sedikit bersusah mencari nama calon anggota wakil rakyat dan tidak main centang nomor partai politik. Komisi Pemilihan Umum memang sudah mengumumkan bahwa mencentang nama partai saja bisa dianggap sah dan akan dihitung. Masalahnya, itu suara buat siapa?
Jawabannya gampang, sih. Menurut KPU suara yang terakumulasi pada nomor partai akan diberikan kepada calon anggota legislatif dari partai tersebut yang memperoleh suara terbanyak. Tapi bagaimana bila mayoritas orang menggunakan cara yang praktis ini? Tidak ada satu nama yang dipilih melainkan hanya partai? Maka, jatah pertama diberikan kepada nomor urut satu. Lalu bila masih ada sisa diberikan kepada nomor berikutnya. Kalau kita dilarang berpikir rumit, jawabannya memang sederhana seperti itu. Read the rest of this entry »
Mendagangkan Janji
Posted by Airlambang in Kolom on Wednesday, 25 March, 2009
KAMPANYE ialah salah satu upaya pemasaran. Pada kampanye politik yang dijual atau dipasarkan ialah janji—seringkali tanpa gagasan—dan yang diminta sebagai imbal beli ialah suara pemilih. Supaya meyakinkan, bila perlu, kebohongan dinyatakan secara meyakinkan karena politikus percaya ucapan juru propaganda Hitler, yakni Goble, bahwa kebohongan yang diulang-ulang bisa dipercaya sebagai kebenaran.
Kampanye terbuka baru dimulai, tetapi jualan yang kadang tanpa malu sudah mulai digelar. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berkampanye untuk Partai Demokrat di Jakarta, pekan lalu, pamer keberhasilan pemerintahnya. Sedikitnya ada empat keberhasilan yang diaku Yudhoyono: keamanan mulai stabil, perekonomian maju, perbaikan kesejahteraan rakyat, dan dihargainya Indonesia di dunia internasional. Pengakuan sama ia sampaikan lagi saat berkampanye hari berikutnya di Bali. Semua kalimat Yudhoyono disambut tepuk tangan dan teriakan dukungan riuh. Read the rest of this entry »
Nothing but the Truth
Posted by Airlambang in Film on Saturday, 21 March, 2009

RACHEL Armstrong (Kate Beckinsale), wartawan Capitol Sun-Times dalam film Nothing but the Truth (2008) ditahan hampir 1 tahun karena menolak perintah hakim dan Juri untuk membeberkan identitas narasumber laporannya. Read the rest of this entry »